Selasa, 21 April 2015

Human Centred Technology

Pendekatan kepada manusia saat ini merupakan tradisi baru dalam teknologi yang menempatkan kebutuhan manusia, keterampilan, kreativitas dan potensial sebagai pusat dari aktivitas sistem teknologi. Itulah yang dikemukakan oleh Karamjit S. Gill. Ini merupakan tradisi emansipasi yang menjadi akar dari perbedaan budaya, keilmuan dan tradisi filosifi di Eropa. Tradisi teknologi sendiri bermula di Inggris sekitar tahun 1970-an yang disebut dengan pendekatan Taylorist. Pendekatan itu digunakan untuk produksi dan rasionalisasi industry. Sejak saat itu, pendekatan tersebut membuat suatu influence ke perkembangan tradisi di eropa, sebagai contohnya “Humanisasi Teknologi” di Jerman. Dari saat itulah pendekatan yang menjadikan manusia sebagai pusat dari kegiatan teknologi menjadi konteks budaya di perkembangan teknologi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar